Orang Tua Ismi Ikhlaskan Anaknya
Senin, 21 Mei 2012 13:25 WIB

Tarsisius Sutomonaio
ISMI MENINGGAL - Ira Atmirawati (34) menjaga jenazah putrinya, Ismi Apriani Nurjanah (4), di RS Santo Borromeus, Bandung, Senin (21/5). Sejak 26 September 2009, Ismi yang awalnya kejang-kejang dirawat di RS Santo Borromeus dan meninggal Senin (21/5/2012).
ISMI MENINGGAL - Ira Atmirawati (34) menjaga jenazah putrinya, Ismi Apriani Nurjanah (4), di RS Santo Borromeus, Bandung, Senin (21/5). Sejak 26 September 2009, Ismi yang awalnya kejang-kejang dirawat di RS Santo Borromeus dan meninggal Senin (21/5/2012).
Berita Terkait
- Petugas Segera Pasang Alat di Daerah Berbahaya Papandayan
- Orangtua Ismi Laporkan RS Borromeus ke Polisi
- Kasus Sisminbakum Dihentikan
- Mahasiswa Bahasa Jepang UPI Gelar Doa Untuk Ismi
- Aditya dan Ismiati Akan Disalatkan di Gedung TRANS…
- Ismi Sempat Sakit Perut Seminggu
- Ismi Apriani Meninggal di RS Borromeus
- Dinkes: Biaya Ismi Ditanggung RS Borromeus
- Dinkes Mesti Turun Tangan Soal Ismi
- Tagihan Pasien Ismi Capai Rp 292 Juta
BANDUNG, TRIBUN - Orang tua Ismi
Apriani Nurjanah (4), Ade Zulherman (41) dan Ira Atmirawati (34)
mengaku merelakan kepergian putri mereka.
"Mungkin ini jalan yang terbaik untuk Ismi," ujar Ira ketika masih menjaga jenazah putrinya di ruang NICU, lantai 4 Rumah Sakit (RS) Borromeus, Jalan Hasanuddin, Bandung, Senin (21/5).
Selama lebih dari dua setengah tahun dirawat di RS Santo Borromeus, yakni sejak 26 September 2009, Ismi menghembuskan napas terakhir pada Senin (21/5/2012) sekitar pukul 06.30.
Sebelumnya, ucap Ira, putrinya yang memiliki kembaran bernama Isma itu sempat mengalami masa kritis sejak pukul 05.00. (*)
"Mungkin ini jalan yang terbaik untuk Ismi," ujar Ira ketika masih menjaga jenazah putrinya di ruang NICU, lantai 4 Rumah Sakit (RS) Borromeus, Jalan Hasanuddin, Bandung, Senin (21/5).
Selama lebih dari dua setengah tahun dirawat di RS Santo Borromeus, yakni sejak 26 September 2009, Ismi menghembuskan napas terakhir pada Senin (21/5/2012) sekitar pukul 06.30.
Sebelumnya, ucap Ira, putrinya yang memiliki kembaran bernama Isma itu sempat mengalami masa kritis sejak pukul 05.00. (*)
Penulis : tom
Editor : dar