DVI Tak Rekomendasikan Basarnas Cari Jasad
Senin, 21 Mei 2012 16:36 WIB

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
HASIL IDENTIFIKASI - Direktur Eksekutif DVI, Kombes (Pol) Dr Anton Castilani, Kabag Penum Mabes Polri, Kombes (Pol) Boy Rafli Amar, dan Kepala RS Polri, Brigjen (Pol) Dr Agus Prayitno (ki-ka), melakukan konferensi pers mengenai hasil identifikasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi, di Aula RS Polri, Jakarta, Jumat (18/5/2012). Sebanyak 35 kantong jenazah korban Sukhoi telah masuk ke RS Polri dan 15 bagian tubuh korban telah teridentifikasi.
HASIL IDENTIFIKASI - Direktur Eksekutif DVI, Kombes (Pol) Dr Anton Castilani, Kabag Penum Mabes Polri, Kombes (Pol) Boy Rafli Amar, dan Kepala RS Polri, Brigjen (Pol) Dr Agus Prayitno (ki-ka), melakukan konferensi pers mengenai hasil identifikasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi, di Aula RS Polri, Jakarta, Jumat (18/5/2012). Sebanyak 35 kantong jenazah korban Sukhoi telah masuk ke RS Polri dan 15 bagian tubuh korban telah teridentifikasi.
Berita Terkait
- Kelelahan Pilot, Faktor Risiko Terbesar Kecelakaan…
- Sore Nanti, Sky Aviation Terima Sukhoi Perdana
- Ada 5 Sukhoi Siap Terbang Tahun Depan
- Sky Aviation Percaya Diri Gunakan Sukhoi Superjet…
- Tiga Kesalahan Fatal Dilakukan Pilot Sukhoi Superjet
- Detik-detik Jatuhnya Pesawat Sukhoi Terekam Jelas
- Tiga Sebab Pesawat Sukhoi Menabrak Gunung Salak
- Hari Ini, KNKT Umumkan Penyebab Jatuhnya Sukhoi
- Saya Berpesan pada Ayah untuk Hati-hati
- Toni Hartono Akan Dimakamkan di TPU Ciharum
JAKARTA, TRIBUN - Tim forensik gabungan dari Diseaster Victim Identification (DVI) dan Identification Indonesia Automatic Finger Prints Identication System (Inafis) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 45 korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100.
Direktur Eksekutif Diseaster Victim Identification (DVI), Kombes Anton Castilani mengungkapkan, body parts yang telah dievakuasi ke Jakarta dan telah teridentifikasi sudah cukup untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga.
"Karena semua 45 ini sudah terwakili, maka kita anggap semua sudah teridentifikasi. Jadi tidak perlu lagi meminta seperti itu," ujarnya kepada wartawan di Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (21/5/2012).
Sebelumnya, antara pihak tim forensik gabungan dari DVI dan Inafis dengan Basarnas di lapangan akan saling melakukan komunikasi lebih lanjut apabila seluruh kantong jenazah berisi body parts yang telah teridentifikasi masih perlu dilengkapi.
"Kalau masih banyak bagian tubuh yang kita perkirakan dari post mortem yang perlu dilengkapi, yang mungkin masih ada di TKP, maka kami akan menyampaikan ke Basarnas untuk melakukan pencarian ulang," ujar Anton saat jumpa pers beberapa waktu lalu.
Hingga kini, jasad korban tengah dilakukan rekonstruksi oleh tim forensik gabungan. Pihak keluarga baru diperbolehkan melihat jasad pada Selasa esok di RS Polri.
Sementara untuk upacara penyerahan dari DVI kepada keluarga akan dilakukan Rabu esok di Halim Perdanakusuma. (*)
Direktur Eksekutif Diseaster Victim Identification (DVI), Kombes Anton Castilani mengungkapkan, body parts yang telah dievakuasi ke Jakarta dan telah teridentifikasi sudah cukup untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga.
"Karena semua 45 ini sudah terwakili, maka kita anggap semua sudah teridentifikasi. Jadi tidak perlu lagi meminta seperti itu," ujarnya kepada wartawan di Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (21/5/2012).
Sebelumnya, antara pihak tim forensik gabungan dari DVI dan Inafis dengan Basarnas di lapangan akan saling melakukan komunikasi lebih lanjut apabila seluruh kantong jenazah berisi body parts yang telah teridentifikasi masih perlu dilengkapi.
"Kalau masih banyak bagian tubuh yang kita perkirakan dari post mortem yang perlu dilengkapi, yang mungkin masih ada di TKP, maka kami akan menyampaikan ke Basarnas untuk melakukan pencarian ulang," ujar Anton saat jumpa pers beberapa waktu lalu.
Hingga kini, jasad korban tengah dilakukan rekonstruksi oleh tim forensik gabungan. Pihak keluarga baru diperbolehkan melihat jasad pada Selasa esok di RS Polri.
Sementara untuk upacara penyerahan dari DVI kepada keluarga akan dilakukan Rabu esok di Halim Perdanakusuma. (*)
Editor : dar
Sumber : Kompas