Daya Tarik Hebmuller Zaman Hitler
Minggu, 20 Mei 2012 12:37 WIB
Share |
komunitas_vw.jpg
Dedy Herdiana
Mobil VW berjejer pada ulang tahun ke-30 Volkswagen Club Bandung yang bertema Volkswagen und Freundschaft di Pusdikpassus Batujajar Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (19/5) hingga Minggu (20/5).

VOLKSWAGEN atau yang sering kita dengar dengan sebutan VW, merupakan mobil tua asal Jerman yang memiliki ciri khas tersendiri. Bahkan kekhasan modelnya itu bertahan sampai sekarang. Sehingga pencintanya pun terlihat setia dan tersebar di berbagai penjuru dunia.

Di Bandung pun, para pencinta mobil asal kota Wolfsburg Jerman ini sudah ada sekitar 30 tahun lalu. Eksistensinya itu ditandai mereka dengan meresmikan klubnya yang bernama Volkswagen Club Bandung (VCB) pada 6 Mei 1982.

Sejalan dengan keeksisan VW yang tetap memiliki ciri khas, VCB pun seakan tak pernah kehabisan ide dalam berkegiatan dan hampir setiap tahun memunculkan kegiatan yang memiliki daya tarik masyarakat untuk menyaksikannya. Seperti pada even ulang tahunnya ke-30 yang diberi judul Celebrating Anniversary 30th Volkswagen Club Bandung  dan tema Volkswagen und Freundschaft di Pusdikpassus Batujajar Kabupaten Bandung Barat  pada Sabtu (19/5) hingga Minggu (20/5) ini mereka menggelar berbagai performance yang wah.

Satu yang menjadi daya tarik di hari pertama acaranya adalah hadirnya mobil VW pertama dan tertua di Indonesia yakni VW jenis Hebmuller.  Menurut Ketua VCB Arijanie Sugiarto, Hebmuller dibuat pada zaman kekuasaan Hitler pada 1949. Beruntungnya, satu mobil tua itu kini dimiliki seorang warga Bandung yang gemar mengoleksi dan membuat museum VW.

"Satu yang akan kita tampilkan adalah VW tertua dan juga pertama masuk ke Indonesia. Selain itu, rencananya undangan dari luar negeri, seperti Malaysia, Thailand, dan lainnya sengaja datang khusus untuk melihat VW tersebut," ungkap Arijanie yang akrab disapa Kang Erry.

Selain itu VCB menampilkan berbagai pameran kuliner dan mobil VW jenis lainnya dari semua anggota VCB dan pencinta VW dari luar Bandung, serta digelar pula drag race khusus mobil VW yang menjunjung semangat untuk fun alias gembira.  Sementara malamnya, saat pembukaan acara mereka juga menampilkan berbagai jenis seni budaya lokal. Seperti  performance angklung dari Saung Angklung Udjo, Tari Topeng dari Disbudpar Kabupaten Bandung Barat, dan Pencak Silat.(*)

Penulis : ddh
Editor : jan