75 Persen Sekolah di Indonesia Berisiko Bencana
Kamis, 17 Mei 2012 17:29 WIB
Share |
BANDUNG, TRIBUN - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan buku pedoman penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana. Pedoman ini perlu karena 75 % sekolah di Indonesia berada pada risiiko bencana. Adanya pedoman ini dengan harapan sekolah/madrasah aman dari bencana secara struktural dan non struktural. 

Menurut Ketua Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLiP), Yanti, pedoman ini penting bagi pemenuhan hak pendidikan anak dalam hal peningkatan kualitas sekolah/madrasah yang aman dari bencana karena 75% sekolah di Indonesia berada pada risiko sedang hingga tinggi dari bencana.

Dengan adanya pedoman ini, ujarnya akan lebih memudahkan dalam menuntaskan rehabilitasi sekolah yang rusak dalam memenuhi persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang terkait di Indonesia termasuk permeneg PP-PA no 5/2010 perihal Pemenuhan Hak Pendidikan Anak.

"Proses penyusunan pedoman melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, perguruan tinggi, donor, dan lembaga non-pemerintah kunci di tingkat nasional seperti Seknas Sekolah Aman, Perkumpulan KerLiP, ITB88, BMP, Perkumpulan Skala, KPB, dan UNESCO Jakarta Office," kata Yanti yang juga Ketua Sekretariat Nasional Sekolah Aman, melalui telepon, Kamis (17/5). (*)

Penulis : tif
Editor : dar