Cable Car Tak Ganggu Aktivitas di Bawahnya
Senin, 14 Mei 2012 19:40 WIB
Share |
BANDUNG, TRIBUN - Bandung Skybridge adalah cable car pertama di Asia yang dibangun di area metropolitan. Kebanyakan digunakan di resort area seperti Ancol. Sedangkan negara yang sudah menggunakan cable car adalah Turki, Venezuela, dan Inggris.

"Ini merupakan terobosan mengatasi kondisi kemacetan yang luar biasa di Bandung. Nanti akan diresmikan Wali Kota Bandung, Dada Rosada. Sejak awal 2010 kami sudah mendapatkan dukungan dari beliau dan minta sesegera mungkin direalisasikan. Kita tahu Bandung macet kalau week end atau long week end. Belum lagi kalau hujan dan banjir, sementara pemerintah belum ada rencana mencari solusi," ujar Presiden Direktur PT Aditya Dharmaputra Persada, Sanjaya Susilo, Senin (14/5) sore.

Namun, Sanjaya juga berharap peraturan wali kota (perwal) segera bisa dikeluarkan sebelum ground breaking. Tanpa perwal atau payung hukum, sales contract antara developer dan doppelmayr sebagai pabrikan cable car belum bisa ditandatangani.

"Ini proyek pertama. Kalau yang ke Sabuga, proses perizinannya masih lama. Kami sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Coblong dan Kecamatan Sukajadi pada Juni 2011 karena melewati rumah penduduk. Cable car melayang cukup tinggi dan tidak mengganggu aktivitas di bawah karena tidak bising," ujarnya.

Sanjaya masih optimistis perwal itu bisa dikeluarkan sebelum ground breaking. Menurutnya, kalau niat, satu atau dua hari bisa beres. Apalagi semua persiapan sudah lancar dan Bandung menjadi kota pertama di Indonesia yang menggunakan sistem cable car.(*)

Penulis : guy
Editor : rie