Tahun Depan AS Tempatkan Satu Kapal Perang di Singapura
Jumat, 11 Mei 2012 09:38 WIB
WASHINGTON, TRIBUN- Amerika Serikat akan menempatkan satu kapal perang seri terbaru untuk pertama kalinya di Singapura pada tahun 2013. Kapal akan berjaga selama 10 bulan untuk memperluas pengaruh AS di Asia Pasifik.
Informasi itu disampaikan pejabat Angkatan Laut AS, Letnan Katie Corezo, dalam email kepada Agence France-Presse, Kamis (10/5) di Washington. "Kapal itu, USS Freedom, akan ditempatkan di Singapura selama 10 bulan pada musim semi 2013," kata Corezo.
Kapal itu berasal dari kelas terbaru "kapal tempur pesisir" (litoral combat ships). Ini kapal permukaan yang kecil, dimaksudkan untuk beroperasi di kawasan pesisir, dekat dengan pantai, dan dapat bergerak cepat mengatasi krisi, bagian dari strategi kehadiran AS di Asia-Pasifik.
AL AS mengatakan, kekuatannya pada akhirnya harus dilengkapi dengan 55 kapal perang sejenis, empat di antaranya akan ditempatkan di Singapura. Empat kapal akan ditempatkan bergantian, dan tidak ditempatkan permanen.
Di Singapura, AS telah mengoperasikan sebuah Pos AL yang bertugas mendukung logistik dan latihan bagi pasukannya di Asia Tenggara. AS juga akan meningkatkan kehadirannya di Filipina dan Thailand sebagai bagian dari strategisnya di Asia-Pasifik.
Kementerian Pertahanan China telah mengecam aktivitas militer AS yang terus meningkat di kawasan itu. Beijing menegaskan, kehadiran militer AS itu adalh bukti "mentalitas Prrang Dingin" dari Washington.
AS sebelumnya juga prihatin dengan sengketa kawasan di sekitar Pulau Spratly, yang menjadi titik konflik antara Cina, Filipina, Brunei, Malaysia dan Vietnam, serta Taiwan. Itu karena Cina berkali-kali melakukan latihan perang di sekitar perairan tersebut. (kompas.com)
Informasi itu disampaikan pejabat Angkatan Laut AS, Letnan Katie Corezo, dalam email kepada Agence France-Presse, Kamis (10/5) di Washington. "Kapal itu, USS Freedom, akan ditempatkan di Singapura selama 10 bulan pada musim semi 2013," kata Corezo.
Kapal itu berasal dari kelas terbaru "kapal tempur pesisir" (litoral combat ships). Ini kapal permukaan yang kecil, dimaksudkan untuk beroperasi di kawasan pesisir, dekat dengan pantai, dan dapat bergerak cepat mengatasi krisi, bagian dari strategi kehadiran AS di Asia-Pasifik.
AL AS mengatakan, kekuatannya pada akhirnya harus dilengkapi dengan 55 kapal perang sejenis, empat di antaranya akan ditempatkan di Singapura. Empat kapal akan ditempatkan bergantian, dan tidak ditempatkan permanen.
Di Singapura, AS telah mengoperasikan sebuah Pos AL yang bertugas mendukung logistik dan latihan bagi pasukannya di Asia Tenggara. AS juga akan meningkatkan kehadirannya di Filipina dan Thailand sebagai bagian dari strategisnya di Asia-Pasifik.
Kementerian Pertahanan China telah mengecam aktivitas militer AS yang terus meningkat di kawasan itu. Beijing menegaskan, kehadiran militer AS itu adalh bukti "mentalitas Prrang Dingin" dari Washington.
AS sebelumnya juga prihatin dengan sengketa kawasan di sekitar Pulau Spratly, yang menjadi titik konflik antara Cina, Filipina, Brunei, Malaysia dan Vietnam, serta Taiwan. Itu karena Cina berkali-kali melakukan latihan perang di sekitar perairan tersebut. (kompas.com)
Editor : ary
Sumber : Kompas
