Serapan Beras Bulog Baru 48 Persen
Jumat, 11 Mei 2012 16:41 WIB
Berita Terkait
- Pemerintah Segera Putuskan Peran Bulog Soal Daging…
- Di Jabar, Serapan Raskin Capai 83 Persen
- Tiga Pejabat Bulog Dibui
- OJK Akan Panggil 16 Holding Bank Beraset Besar
- Ayi Cek Raskin di Gudang Bulog
- Setelah Sukabumi, Bulog Jajaki Cianjur Selatan
- Bulog Jabar Beli Beras Sesuai HPP
- Penyerapan Beras Sudah 110 Ribu Ton
- Sekcam Tegur Pengurus RW dan RT yang Menjual Raskin
- Laporkan Jika Ada Raskin Dijual
BANDUNG, TRIBUN
- Sebenarnya, potensi pertanian Jabar begitu besar. Itu terbukti oleh
adanya pendapat bahwa Jabar merupakan salah satu lumbung padi nasional.
Akan tetapi, perkembangan industri yang kian pesat berpengaruh pada sektor pertanian. Misalnya, banyak terjadinya alih fungsi lahan, yang semula sebagai areal pertanian, kini, menjadi kawasan industri.
Secara tidak langsung, hal ini membuat kapasitas produksi dan daya serap beras oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) pun terhambat. Salah satu contohnya, tingkat penyerapan beras hingga pekan pertama Mei 2012 baru mencapai 250 ribu ton.
"Prognosa kami, yaitu sekitar 520 ribu ton," ujar Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Usep Karyana, didampingi Kepala Humas Perum Bulog Divre Jabar, Sumarna, di tempat kerjanya, Jalan Soekarno-Hatta Bandung. (*)
Akan tetapi, perkembangan industri yang kian pesat berpengaruh pada sektor pertanian. Misalnya, banyak terjadinya alih fungsi lahan, yang semula sebagai areal pertanian, kini, menjadi kawasan industri.
Secara tidak langsung, hal ini membuat kapasitas produksi dan daya serap beras oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) pun terhambat. Salah satu contohnya, tingkat penyerapan beras hingga pekan pertama Mei 2012 baru mencapai 250 ribu ton.
"Prognosa kami, yaitu sekitar 520 ribu ton," ujar Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Usep Karyana, didampingi Kepala Humas Perum Bulog Divre Jabar, Sumarna, di tempat kerjanya, Jalan Soekarno-Hatta Bandung. (*)
Penulis : win
Editor : dar