Wamen: Guru Ngajar di Daerah Perlu Insentif
Selasa, 8 Mei 2012 18:24 WIB
Share |
BANDUNG, TRIBUN - Sejumlah guru mempertanyakan tunjangan profesi guru triwulan pertama yang belum cair hingga April 2012 ini. Padahal sesuai aturan, tunjangan harusnya sudah turun. 

Belum cairnya tunjangan karena masih banyak guru yang belum mencapai target mengajar minimal 24 jam seminggu. Dan sesuai peraturan, tunjangan akan diberikan kepada mereka yang sudah mencapai target mengajar 24 jam.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Wiendu Nuryanti, mengatakan, tunjangan memang akan diberikan kepada guru yang sudah memenuhi tatap muka minimal 24 jam. Persoalan kewajiban tersebut masih dievaluasi, termasuk sedang dikaji lagi pemerataan guru di Indonesia. Karena kenyataannya ada daerah yang kekurangan dan ada yang kelebihan tenaga pengajar.

"Distribusi guru harus merata, agar kewajiban mengajar ini juga bisa dilakukan. Bisa saja nanti mereka yang mau tugas ke daearah lain ada tunjangan semacam insentif. Karena kalau insentifnya bagus, bisa jadi guru itu sendiri yang akan mengajukan diri," katanya saat ditemui di sela-sela acara Asia Tourism Forum di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika, Selasa (8/5).(*)

Penulis : tif
Editor : rie