Travo Sudah Terpasang, Listrik Belum Nyala
Jumat, 4 Mei 2012 11:07 WIB

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI pemasangan peralatan listrik
ILUSTRASI pemasangan peralatan listrik
Berita Terkait
- Akan Dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu
- Banjir Rendam Cibiru Hilir
- Butuh 15 Tahun Aliri Listrik 30 KK
- Dua Pekan Lagi, Bus Listrik Diluncurkan di Jogja
- Menristek Juga Bikin Bus Listrik untuk 'Meeting'
- Ini Bocoran Harga Jual Mobil Listrik Menristek
- Menristek Bakal Pakai Sedan Listrik untuk Mobil Dinas
- Pemakaian Listrik di Jabar Capai 6.500 MW
- PLN Klaim Industri Tidak Protes Kenaikan Tarif Listrik
- HLKI: PLN Harus Ganti Rugi
BANDUNG, TRIBUN - Pemadaman listrik yang cukup meluas di wilayah Bandung
Timur masih terjadi hingga hari ini Jumat (4/5). Pihak PLN mengklaim
pemasangan travo sudah selesai dan diupayakan perbaikan selesai hari
ini.
Humas PLN Agus Yuswanta mengatakan, pihaknya mengupayakan perbaikan dilakukan selesai hari ini. PLN sudah melakukan berbagai upaya percepatan termasuk memasang sejumlah travo.
"Listrik itu sistemnya terkoneksi, semoga hari ini selesai hingga tidak ada pemadaman yang sifatnya meluas," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (4/5).
Sejak Kamis (3/5) dini hari hingga Jumat (4/5) siang ini terjadi pemadaman meluas khususnya di wilayah Bandung Timur. Listrik sempat menyala di sejumlah wilayah namun hanya lima hingga enam jam setelah itu mati. Keluhan terbanyak dari warga karena tidak bisa menyalakan pompa air, hingga warga mengaku harus membeli air. (*)
Humas PLN Agus Yuswanta mengatakan, pihaknya mengupayakan perbaikan dilakukan selesai hari ini. PLN sudah melakukan berbagai upaya percepatan termasuk memasang sejumlah travo.
"Listrik itu sistemnya terkoneksi, semoga hari ini selesai hingga tidak ada pemadaman yang sifatnya meluas," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (4/5).
Sejak Kamis (3/5) dini hari hingga Jumat (4/5) siang ini terjadi pemadaman meluas khususnya di wilayah Bandung Timur. Listrik sempat menyala di sejumlah wilayah namun hanya lima hingga enam jam setelah itu mati. Keluhan terbanyak dari warga karena tidak bisa menyalakan pompa air, hingga warga mengaku harus membeli air. (*)
Penulis : tif
Editor : dar