Penjualan Laptop Anjlok Drastis
Banyak masyarakat menilai Kota Bandung merupakan pasar potensial bagi berbagai komoditas, termasuk produk-produk yang berkaitan dengan TI
Tayang:
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN -
Banyak masyarakat menilai Kota Bandung merupakan pasar
potensial bagi berbagai komoditas, termasuk produk-produk yang berkaitan
dengan teknologi informasi (TI), semisal komputer. Akan tetapi,
kenyataannya penjualan laptop di Kota Bandung, anjlok.
"Penjualan laptop memang turun drastis. Itu terjadi sejak sekitar dua bulan terakhir," tandas Riva Ahmad, Marketing Elcom, di stand perusahaannya yang berpameran komputer di Landmark Convention Hall, Jalan Braga Bandung, Rabu (2/5).
Menurutnya, saat ini, secara rata-rata, volume penjualan sekitar 5-10 unit per hari. Bandingkan dengan penjualan dua bulan sebelumnya, yang kata Riva, rata-rata sebanyak 20 unit per hari.
"Penjualan laptop memang turun drastis. Itu terjadi sejak sekitar dua bulan terakhir," tandas Riva Ahmad, Marketing Elcom, di stand perusahaannya yang berpameran komputer di Landmark Convention Hall, Jalan Braga Bandung, Rabu (2/5).
Menurutnya, saat ini, secara rata-rata, volume penjualan sekitar 5-10 unit per hari. Bandingkan dengan penjualan dua bulan sebelumnya, yang kata Riva, rata-rata sebanyak 20 unit per hari.
Turunnya
penjualan laptop pun diamini Irwan Tasmin, Marketing Sony Vaio Premier
Shop Cihampelas Walk (Ciwalk) Bandung. Irwan, yang ditemui Tribun di
stand Sony Vaio dalam pameran di Landmark, mengiyakan, bahwa lesunya
pasar laptop terjadi sekitar 2 bulan silam.
Diutarakan, turunnya penjualan tersebut sekitar 50 persen. Sebagai
acuan, katanya, dua bulan lalu, secara rata-rata, pihaknya melakukan
penjualan sekitar 50 unit per bulan. "Sekarang, sekitar 20-25 unit per
bulan. Itu sudah tergolong baik," katanya. (*)
KOMENTAR