Banjir Citarum Bisa Terdeteksi 4 Jam Sebelumnya
Rabu, 2 Mei 2012 16:56 WIB
Share |
photo/galeri/2010/12/2ea829246777b475b0db3b4dc38580d8.jpg
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI Banjir Sungai Citarum di Jalan Raya Dayeuhkolot

BANDUNG, TRIBUN - Untuk mengantisipasi datangnya banjir disepanjang sungai Citarum sudah terpasang 30 titik peringatan dini banjir. Sistem  peringatan dini di Citarum ini sudah terhubung dengan Puslitbang Air dan BMKG. Dengan sistem ini kemungkinan banjir bisa terdeteksi kurang lebih empat jam sebelumnya.

Menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, Hasanuddin, sistem peringatan dini ini menggunakan sistem radio sebagai media untuk menginformasikan tentang potensi banjir. Semisal bila terjadi hujan di daerah Sapan atau Majalaya, maka sistem peringatan dini tersebut bisa memprediksi berapa jam lagi air akan sampai ke daerah banjir Dayeuh Kolot.

Dari deteksi dini sampai informasi melalui sistem radio ini,  kemungkinan banjir bisa terdeteksi empat jam sebelumnya. Sistem deteksi ini masih dalam pengembangan karena belum maksimal terutama dari sisi penanganan.

"Sebetulnya sistem ini efektif karena bisa memberikan informasi kepada masyarakat, semacam early warning. Diharapkan masyarakat sudah tahu informasi sebelum banjir, yah minimal saat terjadi banjir masyarakat tidak syok," kata Hasanudin ditemui usai acara Kolokium di Pusat Litbang Sumber Daya Air Jalan Ir H Juanda, Rabu (2/5). (*)

Penulis : tif
Editor : dar