15.700 pelanggan PDAM Terancam Diputus
Selasa, 1 Mei 2012 18:26 WIB
Berita Terkait
- Yudi Siap Kembalikan Uang Negara
- Meski Ada PDAM, Puluhan Wanita Tetap Mencuci di Selokan…
- Tiga Rampok di Tiga Lokasi Ditangkap
- Tiga Karyawan PDAM Soreang Disekap
- Pelanggan Minta Pelayanan PDAM Meningkat
- Tarif PDAM Dipastikan Naik 1 April
- Uus Terpaksa Angkat Ember 21 Kali Tiap Hari
- Dewan Sesalkan Kinerja PDAM Cianjur
- Iuran Lancar, Air PDAM Tersendat-sendat
- PDAM Berharap Tarif Ledeng Naik April
BANDUNG, TRIBUN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wening
Kota
Bandung memberi peringatan kepada pelanggan yang menggunakan air bersih
agar
meteran tidak 0 meter kubik.
Direktur Utama PDAM Tirta Wening Kota Bandung Pian Sopian mengatakan, hasil pendataan selama tahun 2011 tercatat ada 15.700 pelanggan yang meteran airnya selalu 0 kubik.
"Pelanggan yang meteran 0 kubik akan diberikan sanksi karena merugikan PDAM," ujar Pian di ruang kerjanya, Selasa (1/5).
Ia mengatakan, sanksi yang akan diberikan kepada pelanggan PDAM yang meterannya 0 persen yaitu dianggap menggunakan air 10 meter kubik atau langganannya dialihkan ke pelanggan baru.
Menurut Pian, pelanggan yang 0 kubik membuat air PDAM tidak terpakai padahal sudah diolah dan dibuat jaringan ke pelanggan menelan dana yang cukup besar. (*)
Direktur Utama PDAM Tirta Wening Kota Bandung Pian Sopian mengatakan, hasil pendataan selama tahun 2011 tercatat ada 15.700 pelanggan yang meteran airnya selalu 0 kubik.
"Pelanggan yang meteran 0 kubik akan diberikan sanksi karena merugikan PDAM," ujar Pian di ruang kerjanya, Selasa (1/5).
Ia mengatakan, sanksi yang akan diberikan kepada pelanggan PDAM yang meterannya 0 persen yaitu dianggap menggunakan air 10 meter kubik atau langganannya dialihkan ke pelanggan baru.
Menurut Pian, pelanggan yang 0 kubik membuat air PDAM tidak terpakai padahal sudah diolah dan dibuat jaringan ke pelanggan menelan dana yang cukup besar. (*)
Penulis : tsm
Editor : dar