Balon Milik Calon Wali Kota Sita Perhatian
Senin, 30 April 2012 19:36 WIB

Kemal Setia Permana
BALON BAKAL CALON - Balon yang diketahui milik bakal calon Wali Kota Cimahi Eman Sulaeman, tampak melayang setinggi kurang lebih 30 meter di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, Senin (30/4).
BALON BAKAL CALON - Balon yang diketahui milik bakal calon Wali Kota Cimahi Eman Sulaeman, tampak melayang setinggi kurang lebih 30 meter di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, Senin (30/4).
Berita Terkait
- Ratusan Warga Hadiri Pelantikan Atty-Sudiarto
- Proses Pemilu Ditunda, Ketua DPRD Kebanjiran SMS
- KPU Siapkan Data dan Saksi
- SAE dan PASTI Mendapat Ucapan Selamat
- SAE dan PASTI Perang Quick Count
- KPU Tak Menggelar Quick Count
- SAE Unggul Telak di Basis PASTI
- Atty-Sudiarto Juga Unggul di TPS 67 dan 69
- Gantira-Bambang Dikalahkan Surat Suara Tidak Sah
- Atty-Sudiarto Unggul di TPS 68 Cibabat
CIMAHI, TRIBUN -
Sebuah pemandangan anyar terlihat di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kota
Cimahi. Persis di atas bangunan dekat pertigaan Jalan Amir Machmud -
Gatot Subroto, terlihat sebuah balon udara milik seorang "balon" atau
bakal calon di pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) yang cukup
besar dan melayang di udara.
Balon yang kemudian diketahui milik "balon" Eman Sulaeman, nampak melayang setinggi kurang lebih 30 meter dari jalan raya. Balon udara yang melayang dengan menggunakan gas hidrogen dan diikat dengan beberapa ikatat tambang, nampak mengudara bebas dan menyita perhatian sebagian besar warga yang melintas di sana.
Menurut beberapa warga, tidak ada yang mengetahu persis kapan balon udara itu mulai mengudara di sana. Seperti diungkapkan seorang pedagang, Yanto Aprianto (40). Yanto mengatakan, pada awalnya warga mengira balon udara yang tiba-tiba ada, itu merupakan balon komersial untuk keperluan promosi produk.
"Setelah dicermati beberapa saat, di bagian kiri dan kanan balon itu ada gambar bakal calon wali kota, Eman Sulaeman dari independen," kata Yanto, beberapa saat lalu.
Yanto dan warga sekitar menduga balon itu dipasang pada malam kemarin atau Minggu malam. "Iya sekitaran itu, dan balon itu dipasang di atap bangunan milik seorang pengurus Paguyuban Sunda di Kota Cimahi," ujarnya.
Pantauan Tribun, balon udara milik "balon" itu berbentuk seperti pesawat Zepplin yang dulu sempat jaya dan dikenal sebagai pesawat balon yang mengudara dengan memanfaatkan gas hidrogen. Namun balon itu berukuran jauh lebih kecil sekitar dua meter dengan panjang kira-kira tiga meter. Balon itu didominasi warna putih dan merah. (*)
Balon yang kemudian diketahui milik "balon" Eman Sulaeman, nampak melayang setinggi kurang lebih 30 meter dari jalan raya. Balon udara yang melayang dengan menggunakan gas hidrogen dan diikat dengan beberapa ikatat tambang, nampak mengudara bebas dan menyita perhatian sebagian besar warga yang melintas di sana.
Menurut beberapa warga, tidak ada yang mengetahu persis kapan balon udara itu mulai mengudara di sana. Seperti diungkapkan seorang pedagang, Yanto Aprianto (40). Yanto mengatakan, pada awalnya warga mengira balon udara yang tiba-tiba ada, itu merupakan balon komersial untuk keperluan promosi produk.
"Setelah dicermati beberapa saat, di bagian kiri dan kanan balon itu ada gambar bakal calon wali kota, Eman Sulaeman dari independen," kata Yanto, beberapa saat lalu.
Yanto dan warga sekitar menduga balon itu dipasang pada malam kemarin atau Minggu malam. "Iya sekitaran itu, dan balon itu dipasang di atap bangunan milik seorang pengurus Paguyuban Sunda di Kota Cimahi," ujarnya.
Pantauan Tribun, balon udara milik "balon" itu berbentuk seperti pesawat Zepplin yang dulu sempat jaya dan dikenal sebagai pesawat balon yang mengudara dengan memanfaatkan gas hidrogen. Namun balon itu berukuran jauh lebih kecil sekitar dua meter dengan panjang kira-kira tiga meter. Balon itu didominasi warna putih dan merah. (*)
Penulis : set
Editor : dar