Rabu, 10 Juni 2026

Air Ledeng ke Bandung Timur Ngocor 24 Jam

PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung memberikan pelayanan khusus untuk wilayah timur Kabupaten Bandung yaitu aliran air ledeng non setop

Tayang:
Penulis: Ichsan | Editor: Darajat Arianto
SOREANG, TRIBUN - PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung memberikan pelayanan khusus untuk wilayah timur Kabupaten Bandung yaitu aliran air ledeng non setop selama  24 jam. Selama tak ada gangguan, pelanggan bisa menikmati air ledeng ngocor tanpa henti.

"Untuk kawasan timur Kabupaten Bandung seperti Rancaekek dan sekitarnya, aliran air ke pelanggan mengalir 24 jam non setop tanpa terhenti, kecuali jika ada gangguan. Kalau daerah lainnya seperti Bandung selatan belum sampai 24 jam atau rata-rata hanya delapan jam," kata Kepala Bagian Humas dan Hukum PDAM Tirta Raharja, Dadang Supriyadi di Soreang, Sabtu (28/4).

Pernyataan Dadang ini sekaligus menepis anggapan wilayah timur Kabupaten Bandung kurang diperhatikan aliran airnya oleh PDAM. Anggapan ini menyusul hanya dilakukan pemasangan sambungan langganan sebanyak 750 SL untuk wilayah bagian tiga PDAM Tirta Raharja yang meliputi Rancaekek, Majalaya, Cileunyi, dan Cicalengka.

"Kita hanya menargetkan pasang 750 SL untuk wilayah bagian tiga karena pelanggannya sudah cukup bayak yaitu mencapai 11.255 pelanggan. Jumlah itu sudah cukup, bahkan lebih besar dari jumlah pelanggan Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi. Apalagi sekarang di Rancaekek dan sekitarnya sudah mengalir 24 jam dari yang tadinya hanya delapan jam sehingga kontinuitas pelayanannya lebih optimal," ujar Dadang.

Dadang mengatakan, PDAM Tirta Rahrja juga tengah melakukan interkoneksi penambahan kapasitas yang berlokasi di Jalan Stasiun Ciparay atau tepatnya di depan Koramil Ciparay. Namun dampak pelaksanaan interkoneksi tersebut, aliran air kepada sekitar 18 ribu lebih pelanggan rumah tangga yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Bandung akan terganggu.

"Pelaksanaan interkoneksi dan penambahan kapasitas ini dimulai 27 April 2012. Penambahan kapasitas ini akan mengganggu pendistribusian air pada pelanggan. Karena itu kami minta pengertian masyarakat khususnya yang menjadi pelanggan PDAM," kata Dadang.

Dadang mengatakan, interkoneksi berdampak pada terganggunya pendistribusian air minum, khususnya di Cabang II dan III yang meliputi lima kantor pelayanan di lima kecamatan. Kelima kecamatan itu adalah kantor pelayanan Ciparay, Baleendah, Rancaekek, Majalaya, dan Bojongsoang.

"Perlu kami tegaskan, pelaksanaan interkoneksi dalam rangka upaya meningkatkan pelayanan air minum kepada pelanggan. Jadi sekali lagi kami mohon pengertiannya," ujar Dadang.

Selain pelanggan rumah tangga yang akan terganggu dalam pendistribusian air adalah 20 sambungan pelanggan industri. Untuk menormalkan pendistribusian, Dadang memperkirakan memakan waktu 2 x 24 jam.

"Mudah-mudahan saja, sesuai target kita, yakni 2 x 24 jam, aliran PDAM di lima kantor pelayanan tersebut sudah normal kembali. Pokoknya kita harapkan bisa normal secepatnya," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved