UPI Lantik Enam Guru Besar
Rabu, 25 April 2012 17:17 WIB
Share |
BANDUNG, TRIBUN - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengukuhkan enam guru besar di Balai Pertemuan UPI, Jalan Dr. Setiabudhi, pada Rabu (25/4) dan Kamis (26/4). Keenam guru besar ini, berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), dan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS).

Keenam guru besar yang dikukuhkan tersebut yakni Prof. Dr. Fransisca Sudargo, M.Pd., (FPMIPA), Prof. Ace Suryadi, Ph. D., (FIP), Prof. Hj. Hertien Koosbandiah Surkanti, M.Sc.; E.S., Ph. D., (FPMIPA) sedangkan yang dikukuhkan Kamis (26/4/2012) adalah Prof. Dr. H. Nanang Priatna, M.Pd., (FPMIPA), Prof. Dr. H. Sapriya, M.Ed., (FPIPS), Prof. Dr. H. Darhim, M.Si., (FPMIPA). Hadir dalam pelantikan Rektor UPI Prof Sunaryo Kartadinata.

Dalam paparannya, salah satu guru besar Prof Ace Suryadi Ph D (FIP) mengatakan program diploma merupakan investasi pendidikan yang kurang menguntungkan dibandingkan program sarjana karena Internal Rate of Return (besaran manfaat pendidikan) program diploma sangat rendah sehingga kurang menarik dan tidak berkembang.

Menurutnya, pendidikan sarjana dan pasca sarjana merupakan investasi yang memberikan keuntungan lebih besar bagi perorangan dengan besaran IRR perorangan tertinggi.  Di Indonesia, sarjana atau pasca sarjana adalah lulusan yang sangat produktif baik dalam pekerjaan di sektor pemerintah maupun di sektor swasta.

"Pendidikan masih merupakan investasi menarik untuk dilakukan baik oleh pemerintah, perorangan, lembaga swasta maupun investor asing karena  mampu memacu produktivitas nasional," katanya. (*)

Penulis : tif
Editor : dar