Jabar Targetkan Panen 3-5 Ton Per Hektare
Senin, 23 April 2012 17:25 WIB
Share |
20120423_tarsi_motor_bantuan_Gubenur.jpg
Tarsisius Sutomonaio
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyerahkan 250 unit kendaraan operasional roda dua kepada Dinas Pertanian Jabar sebagai bantuan Pemerintah Provinsi Jabar.

BANDUNG, TRIBUN - Provinsi Jawa Barat (Jabar) mendapat tugas menyumbang tiga ton beras demi mencapai Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN).

Pemerintah pusat, melalui P2BN, menargetkan surplus beras nasional 10 juta ton pada 2014. Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, optimistis Jabar bisa mencapai target itu. Ia menyatakan produksi padi mampu mencapai 3-5 ton per hektare dengan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT).

Pemerintah Jabar pun menargetkan produksi 12,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) tahun ini. Ia mengatakan Jabar berusaha mempertahankan status sebagai lumbung beras terbesar di Indonesia.

"Tahun lalu, Jabar menyumbangkan 19 persen beras nasional, yakni 11,6 ton padi," katanya pada acara penyerahan bantuan 250 unit kendaraan operasional beroda dua bagi penyuluh pertanian di Kantor Dinas Pertanian Jabar, Jalan Surapati, Bandung, Senin (23/4).

Menurutnya, untuk memenuhi target itu, pemerintah ingin mengoptimalkan kinerja para penyuluh pertanian. Satu di antaranya, via penyerahan bantuan berupa 250 motor jenis Shogun Axelo dan Thunder.

Selain itu, Pemprov Jabar pun berusaha mengatasi kekurangan total penyuluh. Pemerintah merealisasi hal itu dalam program rekruitmen Tenaga Harian Lepas (THL) sebanyak 1.000 orang. Nantinya, mereka ini bertugas untuk mendampingi para penyuluh.

Heryawan mengatakan Pemprov Jabar berusaha mengatasi kekurangan jumlah penyuluh. Hal itu terealisasi dalam program rekruitmen Tenaga Harian Lepas (THL) sebanyak 1.000 orang.

Mereka bertugas untuk mendampingi para penyuluh. Pemerintah berjanji untuk perbaikan irigasi, pemberian pupuk berimbang, dan pemberian bantuan traktor. (*)

Penulis : tom
Editor : dar