Inggit Garnasih Layak Jadi Pahlawan Nasional
Sabtu, 21 April 2012 11:23 WIB

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Penjaga makam Oneng Rohiman (70) melakukan bersih-bersih di makam Inggit Garnasih istri pertama Presiden RI Soekarno di tempat pemakaman umum (TPU) Babakan Cipayar (Porib), Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jumat (17/12/2010).
Penjaga makam Oneng Rohiman (70) melakukan bersih-bersih di makam Inggit Garnasih istri pertama Presiden RI Soekarno di tempat pemakaman umum (TPU) Babakan Cipayar (Porib), Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jumat (17/12/2010).
Berita Terkait
- Utusan Timnas Belanda Keluhkan Kualitas Rumput GBK
- Unpad Pentaskan Monolog 'Inggit'
- Mobil Bung Karno pun Bisa Disewa Pengantin
- Megawati: Gelar Pahlawan Ini Seharusnya Sejak Dulu
- SBY: Mari Kita Contoh Bung Karno dan Bung Hatta
- Ini Alasan Presiden Anugerahi Soekarno-Hatta Gelar…
- Megawati Hadir di Istana
- Soekarno Jadi Pahlawan Nasional, Mega ke Istana
- Balon Wali Kota Gelar Jalan Santai Peringati Bulan…
- Makam Marhaen Hanya Ramai Jelang Pemilu
BANDUNG, TRIBUN - Inggit Garnasih, istri mantan Presiden RI Soekarno,
perempuan asal Kamasan Kecamatan Banjaran dinilai sangat layak dijadikan
pahlawan nasional.
"Bicara Inggit Garnasih bukan bicara setelah 17 Agustus, tapi jauh sebelum itu. Ibarat industri, Inggit itu industri hulu yang memproduksi produk berkualitas. Artinya, Inggit sebagai motivator Soekarno, memberikan semangat moral dan materi bagi Soekarno dalam memerdekakan Indonesia," ujar Awaludin Nugraha dalam Seminar Nasional Pengusulan Ulang Alm Inggit Garnasih Sebagai Pahlawan Nasional yang diselenggarakkan Yayasan Masyarakat Sejarah Indonesia (YMSI) Jabar di Museum Sri Baduga Bandung, Sabtu (21/4).
Sementara itu, Nina Lubis, ketua YMSI Jabar mengatakan dari sejumlah pengajuan pahlawan nasional asal Jabar yang telah diajukan sebelumnya, hanya 2 nama yang bisa diajukan kembali, salah satunya KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi dan Inggit Garnasih dari Kabupaten Bandung.
"Inggit Garnasih sebelumnya sudah diajukan namun belum lolos. Tapi, dari sejumlah nama pahlawan nasional yang pernah diajukan sebelumya, dua nama yang bisa diajukan kembali. Yakni, KH Ahmad Sanusi dari Kabupaten Bandung dan KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi," papar Nina. (*)
"Bicara Inggit Garnasih bukan bicara setelah 17 Agustus, tapi jauh sebelum itu. Ibarat industri, Inggit itu industri hulu yang memproduksi produk berkualitas. Artinya, Inggit sebagai motivator Soekarno, memberikan semangat moral dan materi bagi Soekarno dalam memerdekakan Indonesia," ujar Awaludin Nugraha dalam Seminar Nasional Pengusulan Ulang Alm Inggit Garnasih Sebagai Pahlawan Nasional yang diselenggarakkan Yayasan Masyarakat Sejarah Indonesia (YMSI) Jabar di Museum Sri Baduga Bandung, Sabtu (21/4).
Sementara itu, Nina Lubis, ketua YMSI Jabar mengatakan dari sejumlah pengajuan pahlawan nasional asal Jabar yang telah diajukan sebelumnya, hanya 2 nama yang bisa diajukan kembali, salah satunya KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi dan Inggit Garnasih dari Kabupaten Bandung.
"Inggit Garnasih sebelumnya sudah diajukan namun belum lolos. Tapi, dari sejumlah nama pahlawan nasional yang pernah diajukan sebelumya, dua nama yang bisa diajukan kembali. Yakni, KH Ahmad Sanusi dari Kabupaten Bandung dan KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi," papar Nina. (*)
Penulis : men
Editor : dar
Sumber : Tribun Jabar