E-KTP Tak Bisa Selesai Sehari
Proses pembuatan E-KTP tidak selesai sehari karena setelah data diinput harus dikirim ke pusat dan data dikeliling ke seluruh Indonesia
Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
"Warga yang telah didata identitasnya kemudian diambil foto, sidik jari, retina mata dan tanda tangan, akan ketahuan jika sudah terdata di daerah lain," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Meivy Adha Krisna, saat launching e-KTP di Kecamatan Coblong Bandung, Senin (16/4).
Walau
data harus keliling NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tapi
Meivy menjamin Oktober semua warga Kota Bandung memiliki E-KTP.
"Mulai
Senin 16 April semua kecamatan input data secara maraton agar saat
Ulang Tahun Bandung September bisa selesai dan sebagai kado HUT Kota
Bandung," ujarnya.
Menurut Meivy, E-KTP diluncurkan karena seluruh peralatan pembuatan E-KTP di Kota Bandung sudah datang di 30 kecamatan.
Meivy
mengatakan, setiap kecamatan hanya diberi dua set peralatan sehingga
akan makanya harus non stop setiap hari melayani warga membuat E-KTP.
Warga
Kota Bandung yang wajib KTP sebanyak 1,9 juta jiwa dari penduduk 2,6
juta jiwa. (*)