Kantor Penerbit Buku LKS Istri Simpanan Tidak Jelas
Jumat, 13 April 2012 17:30 WIB
Share |
kompas.com_M_Wismabrata_rumah_pemilik_penerbit_buku_istri_simpanan_.jpg
KOMPAS.com/M Wismabrata
Foto rumah Haryanto, pemilik CV Media Kreasi, penerbit buku LKS untuk siswa kelas dua Sekolah Dasar yang menuai kontroversi karena memuat cerita soal Istri Simpanan. Kantor penerbit tersebut di Sukoharjo tidak jelas.

Berita Terkait
SUKOHARJO, TRIBUN - Penerbit CV Media Kreasi menjadi sorotan setelah buku Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk kelas dua Sekolah Dasar (SD) yang diterbitkan perusahaan tersebut menuai kontroversi karena memuat cerita soal Istri Simpanan.

Penelusuran Kompas.com ke alamat yang tercetak di LKS tersebut yakni di Perumahan Jombor Permai Blok A2, RT 3/RW 3, Sukoharjo, tidak tampak sebagai kantor penerbitan.

Di situ hanya ada sebuah rumah kosong. Tidak tampak aktifitas karyawan percetakan atau penerbit. Pintu tertutup rapat dan hanya sebuah kursi kayu di teras dan beberapa pasang sandal jepit.

Warga sekitar rumahtersbeut pun mengaku tidak tahu menahu, dan bahkan kaget apabila rumah berpagar bambu itu adalah sebuah kantor sebuah CV karena tidak ada papan nama CV Media Kreasi di depan rumah.

Meski demikian, Kompas.com berhasil menemui pemilik CV Media Kreasi, Haryanto. Ia mengakui kelalaian tersebut ada pada penerbit dan akan mempertanggungjawabkan hal tersebut.

"Saya meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan terkait produk buku LKS. Hal tersebut merupakan tanggung jawab dari Media Kreasi dan mulai hari ini akan ditarik dari peredaran," kata Haryanto, Jumat (13/4/2012).

Ia mengatakan, total 5.000 eksemplar buku LKS bermasalah yang telah diproduksi CV Media Kreasi akan ditarik.

Namun, Haryanto menolak untuk memberikan keterangan kronologis bagaimana salah satu bacaan yang ada di dalam buku tersbeut bisa lolos produksi.

"Yang jelas ini adalah kesalahan dari CV, tidak hanya penulis atau editornya saja," ujarnya.

Tak lebih dari 30 menit dicegat wartawan, akhirnya Haryanto berpamitan untuk menuju ke bandara. "Saya akan ke Jakarta untuk menjelaskan dan mempertanggunjawabkan ke pihak Disdik," katanya.

Seperti diberitakan, beredar informasi bahwa sebuah LKS Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (muatan lokal) yang diterbitkan oleh penerbit PT Media Kreasi memuat materi yang kontroversial. Di halaman 30 dalam LKS untuk siswa kelas II SD itu terdapat kisah tentang seseorang yang memiliki "istri simpanan" (Kemdikbud Lepas Tangan soal Materi "Istri Simpanan" di LKS).

Tak hanya tentang "istri simpanan" pada judul "Bang Maman dari Kali Pasir" yang termuat dalam LKS itu, materi untuk pembelajaran lainnya pun tampak kebablasan. Salah satu materi itu dituturkan oleh Dhitta Puti Sarasvati kepada Kompas.com setelah ia sendiri menulis dalam blog miliknya (Ketika Siswa Dikenalkan soal Istri Simpanan, Golok, dan Seks....). (*)

Editor : dar
Sumber : Kompas