HUT KAA ke-57 Digelar Enam Hari
Acara selama 6 hari itu akan diisi dengan berbagai kegiatan mulai pameran batik dari berbagai negara Asia Afrika, kerajinan tangan, pemutaran film dan
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Darajat Arianto
Selain itu akan digelar pula acara outdoor mulai Tour Kebangsaan diisi acara bersih-bersih pada beberapa monumen di Bandung pada Sabtu (21/4). Hari itu pula digelar pameran kuliner hingga Minggu (22/4).
Tak hanya itu pada Sabtu malam akan digelar kolaborasi seni wayang, yang terdiri dari Wayang Orang lakon "Srikandi Senopati" dari padepokan Swargaloka Cirebon, Wayang Golek lakon Candradimuka dengan dalang Apep Sunarya, dan Wayang Kulit lakon Lahirnya Gatotkaca dengan dalang Ki Gunarto Talijendro.
Selanjutnya pada Minggu (22/4) pagi akan digelar pula Senam 1.000 anak diiringi lagu-lagu dari sejumlah negara Asia Afrika, dan digelar pula parade budaya yang diikuti 1500 orang berjalan kaki dari Balai Kota Bandung melewati Jalan Braga dan masuk ke kawasan Jalan Cikapundung Timur.
"Ini merupakan peringatan yang sudah rutin sejak tiga tahun lalu digelar MKAA dengan melibatkan masyarakat atau komunitas yang ada. Untuk sekrang ini, acara akan digelar secara indoor dan outdoor," kata Isman Pasha Kepala Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) saat jumpa pers di Ruang Audioviusal MKAA yang dimulai pukul 12.15, Kamis (12/4). (*)