Satu Maling Pakai Helm, Satu Lagi Gondrong
Rabu, 11 April 2012 11:54 WIB
Share |
20120411_dic_indomaret_kopo_CCTV.jpg
Dicky Fadiar Djuhud
TEREKAM CCTV- Aksi pelaku pencurian dengan kekerasan terekam CCTV Indomaret Kopo Cirangrang, Bandung, Rabu (11/4/2012).

BANDUNG, TRIBUN - Aksi dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terekam closed circuit television (CCTV) di gerai minimarket 24 jam Indomaret. Kejadiannya di CCTV itu tertulis pukul 03:04, Rabu (11/4). Tidak ada korban jiwa, kerugian materi mencapai sekitar Rp 13 juta.

Satu pelaku mengenakan helm half face merah, jaket  putih dan sandal jepit hitam. Pelaku yang satu memegang pisau belati di tangan kanan, tidak pakai helm mengenakan jaket hitam. Yang tak berhelm rambutnya agak gondrong dan pakai sandal japit

Setelah tidak ada pengunjung, keduanya sempat berpura-pura menjadi pengunjung. Pelaku yang tidak mengenakan helm langsung mengacungkan pisau belati ke arah Dani dan Imam yang berada di meja kasir.

Pelaku yang memegang pisau langsung memaksa salah seorang karyawan Indomaret. Tangan kiri pelaku memegang pergelangan tangan Imam.

Kedua pelaku memaksa karyawan Indomaret ke gudang. Pelaku yang menodongkan pisau belati memaksa Dani, pemegang shift membuka brankas.

Di dalam brankas saat itu ada uang sekitar Rp 11 jt lebih. Pelaku langsung memasukan uang tersebut ke dalam kantong kresek merah yang dipegangnya.

Saat bersamaan, pelaku yang mengenakan helm mengikat Imam pakai tali rafia ke rak di gudang tersebut. Berikutnya, setelah membuka brankas, Dani pun diikat oleh pelaku yang berhelm merah itu.

Sebelum meninggalkan gerai, pelaku yang membawa pisau belati sempat meminta kunci motor milik Dani dan Imam. Namun entah kenapa, pelaku tidak jadi membawa motor.

"Imam sama Dani sempat memohon, motornya jangan dibawa. Mungkin itu yang bikin pelaku enggak jadi ambil motor," ujar Fatmi, Kepala Toko Indomaret Kopo Cirangrang.

Aksi kedua pelaku yang terlihat cukup santai itu, terekam hingga  sekitar pukul
03.12. Polisi masih menyelidiki kasus pencurian dengan kekerasan ini. (*)

Penulis : dic
Editor : dar
Sumber : Tribun Jabar