Polisi Periksa Satpam ITB Terkait Pencurian
Selasa, 10 April 2012 12:58 WIB

Dicky Fadiar Djuhud
Tim Indonesia Automatic Print Identification System (Inafis) Polrestabes Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Direktorat ITB, Jalan Tamansari 46, Bandung, Sabtu (7/4). Unit Identifikasi tersebut kini juga tengah mencari barang bukti untuk menelusuri serta mengungkap pelaku pencurian.
Tim Indonesia Automatic Print Identification System (Inafis) Polrestabes Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Direktorat ITB, Jalan Tamansari 46, Bandung, Sabtu (7/4). Unit Identifikasi tersebut kini juga tengah mencari barang bukti untuk menelusuri serta mengungkap pelaku pencurian.
Berita Terkait
- Warga Cemas, Maling Beraksi Seminggu 2 Kali
- Pura-pura Jadi Sales, Rumah Orangtua Ayi Kemalingan
- 'Nyolong' Motor untuk Kawin, Pria Ini Dihajar Warga
- Maling Gondol Komputer dari Kantor 'Bisnis Indonesia'
- Pencuri Diduga Paham Harga Alat Kesehatan
- Kerugian Puskesmas Karangtengah Rp 37 juta
- Puskesmas Karangtengah Cianjur Dibobol Maling
- Puluhan Ponsel dan Laptop Digondol Maling
- Diteriaki Maling, Kapolsek Tewas Dikeroyok Warga
- Dua Toko Dibobol Bersamaan, Rp 30 Juta Amblas
* Kasus Maling Satroni Gedung Rektorat ITB
BANDUNG, TRIBUN - Polisi baru memeriksa 3 orang saksi terkait kasus pencurian di gedung Rektorat ITB lantai 2 dan 4, Sabtu (7/4) lalu. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pencurian yang diduga dilakukan sekitar pukul 04.00 ini.
"Itu kan terjadinya di dalam kampus ITB. Pengamanan internal sudah diperkuat, tapi ya ternyata masih kecolongan. Kita back up untuk penyelidikannya. Tiga orang saksi itu, termasuk satpam yang kita mintai keterangannya," ujar Kepala Kepolisan Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Abdul Rakhman Baso.
Hal itu diungkapkannya saat ditemui usai menghadiri acara apel siaga petugas pemasyarakatan di Lapangan Gasibu, Bandung, Selasa (10/4).
Diberitakan sebelumnya, maling satroni Rektorat ITB, Jalan Tamansari 64, Bandung, Sabtu (7/4). Tidak ada korban jiwa dan belum diketahui pasti kerugian materi yang dialami. Polisi masih harus mengembangkan penyelidikan karena staf dan karyawan tengah libur.
Sementara dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun di lapangan saat itu, diketahui salah seorang staf di bagian rektorat keuangan kehilangan laptop dan uang tunai sekitar Rp 2 juta. Namun staf atau karyawan lainnya belum diketahui mengalami kerugian uang atau kehilangan barang karena saat itu tengah libur panjang. (*)
BANDUNG, TRIBUN - Polisi baru memeriksa 3 orang saksi terkait kasus pencurian di gedung Rektorat ITB lantai 2 dan 4, Sabtu (7/4) lalu. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pencurian yang diduga dilakukan sekitar pukul 04.00 ini.
"Itu kan terjadinya di dalam kampus ITB. Pengamanan internal sudah diperkuat, tapi ya ternyata masih kecolongan. Kita back up untuk penyelidikannya. Tiga orang saksi itu, termasuk satpam yang kita mintai keterangannya," ujar Kepala Kepolisan Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Abdul Rakhman Baso.
Hal itu diungkapkannya saat ditemui usai menghadiri acara apel siaga petugas pemasyarakatan di Lapangan Gasibu, Bandung, Selasa (10/4).
Diberitakan sebelumnya, maling satroni Rektorat ITB, Jalan Tamansari 64, Bandung, Sabtu (7/4). Tidak ada korban jiwa dan belum diketahui pasti kerugian materi yang dialami. Polisi masih harus mengembangkan penyelidikan karena staf dan karyawan tengah libur.
Sementara dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun di lapangan saat itu, diketahui salah seorang staf di bagian rektorat keuangan kehilangan laptop dan uang tunai sekitar Rp 2 juta. Namun staf atau karyawan lainnya belum diketahui mengalami kerugian uang atau kehilangan barang karena saat itu tengah libur panjang. (*)
Penulis : dic
Editor : dar
Sumber : Tribun Jabar