Bio Farma Menggelar CSR Access to Medicine
Selasa, 10 April 2012 16:04 WIB
Berita Terkait
- Bio Farma Ajak Kembangkan Vaksin Penyakit Menular…
- Vaksin Polio Unggulan Bio Farma
- Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Vaksin…
- Vaksin Produksi Negara Berkembang Harga Lebih Terjangkau
- DCVMN Perangi Infeksi di Negara Berkembang
- Bio Farma Tuan Rumah Pertemuan Produsen Vaksin se-Dunia
- Bio Farma Komitmen Jaga Sumber Daya Alam
- Bio Farma Terapkan Hierarki dalam Pengendalian Limbah
- Bio Farma Raih Penghargaan Inovasi Jabar
- CSR Bio Farma Tumbuh Hingga Rp 13,1 miliar
BANDUNG, TRIBUN - PT
Bio Farma (Persero) dalam waktu dekat akan melaksanakan program coorporate social responsibility (CSR) di wilayah Garut Selatan dan
Baduy. Untuk pelaksanaan CSR ini Bio Farma lebih memfokuskan pada access
to medicine atau peningkatan akses pada fasilitas kesehatan.
Menurut Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Iskandar, pelaksanaan kegiatan ini sebagai realisasi MoU dengan Menteri Kesehatan, salah satunya dengan penanaman pohon artemisina sebagai tanaman obat untuk menanggulangi demam berdarah.
"InsyaAllah Bio Farma bisa masuk dari segi pemuliaannya dengan sentuhan teknologi produksi vaksin. Selain itu Bio Farma juga terus meningkatkan sinergi dengan pihak-pihak akademik, bisnis, dan government khususnya tentang penentuan riset apa yang akan dikembangkan dalam 15 tahun mendatang, misalnya strain apa yang paling powerfull untuk produksi yang akan datang," kata Iskandar di Kantor Bio Farma Jalan Pasteur, Selasa (10/2). (*)
Menurut Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Iskandar, pelaksanaan kegiatan ini sebagai realisasi MoU dengan Menteri Kesehatan, salah satunya dengan penanaman pohon artemisina sebagai tanaman obat untuk menanggulangi demam berdarah.
"InsyaAllah Bio Farma bisa masuk dari segi pemuliaannya dengan sentuhan teknologi produksi vaksin. Selain itu Bio Farma juga terus meningkatkan sinergi dengan pihak-pihak akademik, bisnis, dan government khususnya tentang penentuan riset apa yang akan dikembangkan dalam 15 tahun mendatang, misalnya strain apa yang paling powerfull untuk produksi yang akan datang," kata Iskandar di Kantor Bio Farma Jalan Pasteur, Selasa (10/2). (*)
Penulis : tif
Editor : dar
Sumber : Tribun Jabar