TribunJabar/

Lembang Tetap Jadi Primadona Wisatawan

Daya pikat Lembang sebagai kota wisata tampaknya tak pernah bisa membuat warga bosan mengunjungi kawasan di utara Kota Bandung ini.

Lembang Tetap Jadi Primadona Wisatawan
M. Syarif Abdusalam
Jalan raya Lembang macet, Sabtu (7/4).
LEMBANG, TRIBUN - Daya pikat Lembang sebagai kota wisata tampaknya tidak pernah bisa membuat warga bosan untuk mengunjungi kawasan yang berada di utara Kota Bandung ini. Jumlah kunjungan yang meningkat ini terlihat dari antrean kendaraan yang mulai mengekor di kawasan Ledeng di Jalan Setiabudi sampai Jalan Raya Lembang, Sabtu (7/4) dari pukul 11.00 sampai 14.00.

Pada siang hari, dari arah Kota Bandung, kendaraan yang menuju Lembang masih didominasi pelat D. Sedangkan, kendaraan dari Lembang menuju Kota Bandung didominasi pelat B dan F. Di Lembang, kemacetan terparah terjadi di Jalan Pasar Panorama dan Jalan Raya Grand Hotel Lembang dari arah Jalan Raya Tangkubanparahu dan Jalan Maribaya menuju Kota Bandung.

Kemacetan dari arah Kota Bandung dan Cisarua pun terpusat di Pertigaan Beatrix. Sedangkan, kemacetan di Jalan Raya Lembang disebabkan oleh parkiran pinggir jalan yang dipenuhi kendaraan. Sehingga, parkiran ini mempersempit ruas Jalan Raya Lembang yang searah dan memiliki tiga lajur.

Lahan parkir pinggir jalan tersebut penuh sebab banyak warga memarkirkan kendaraannya di depan tempat makan di pinggir jalan utama di Lembang tersebut, termasuk di depan deretan lapak pedagang kaki lima. Karenanya, kemacetan pun akan semakin parah pada jam makan siang dan makan malam.

Camat Lembang, Hendra Trismayadi, mengatakan kawasan Lembang dan sejumlah jalan yang mengarah ke Lembang sudah dilanda kemacetan sejak Jumat (6/4), yang bertepatan dengan dimulainya long weekend sampai Minggu (8/4). Seperti masa-masa libur sebelumnya di Lembang, kendaraan berpelat D, sebagai tuan rumah, selalu kalah jumlah dibandingkan kendaraan berpelat B dan F, yakni dari Jakarta, Bogor, dan sekitarnya.

Akhirnya, kata Hedra, kemacetan pun terjadi di kawasan kota Lembang dan sejumlah jalan yang menjadi jalan utama yang sering dijadikan akses masuk ke Lembang. Jalan yang selalu padat itu yakni Jalan Setiabudi dan Jalan Kolonel Masturi. Padahal, ucapnya, dari Kota Bandung, para wisatawan bisa masuk ke Lembang melalui sejumlah jalan alyernatif yang kini kondisi fisiknya sudah baik.

"Jalan Setiabudi dan Jalan Raya Lembang sudah jadi langganan macet kalau long weekend atau saat libur biasa pun. Jalan Kolonel Masturi juga sudah mulai sering macet sekarang. Padahal, masih ada dua jalan alternatif lagi menuju Lembang dari Kota Bandung. Tapi sepertinya belum banyak yang tahu," kata Hendra saat ditemui di Lembang, Sabtu (7/4). (*)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Darajat Arianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help