Dihadang Polisi, Mahasiswa Paksa Segel Petronas
Rabu, 28 Maret 2012 12:33 WIB

Dicky Fadiar Djuhud
Kapolsek Coblong Kompol Wiharyatmo berusaha menahan mahasiswa yang berusaha memasuki SPBU Petronas Dago, Bandung, untuk menyegel selama satu hari, Rabu (28/3).
Berita Terkait
- Jika Naik, 40 Persen SPBU Jual BBM Harga Lama
- SPBU Siap Jalankan Keputusan Pemerintah
- Tiga Rampok di Tiga Lokasi Ditangkap
- Polisi Siap Amankan Seluruh SPBU di Indonesia
- Rampok Tembak dan Bacok Korbannya di SPBU
- Dahlan Berharap SPBU Pertamina Gunakan IT
- Setiap SPBU Dijaga Dua Polisi
- Dewan Tuding Pertamina Belum Akuntable
- Pertamina Jamin Pasokan BBM Bersubsidi Kembali Lancar
- Penjualan Pertamax Naik
BANDUNG, TRIBUN - Puluhan mahasiswa berusaha memaksa masuk SPBU
Petronas di Jalan Dago untuk menyegel, namun dihalangi petugas kepolisian, Rabu (28/3).
"Petronas sebagai lambang neoliberalisme kawan-kawan. Bapak polisi, izinkan kami untuk menyegel satu hari saja sebagai wujud perduli kenaikan BBM," teriak Supriyadi, koordinator lapangan pengunjukrasa yang diikuti memaksa masuk ke SPBU Petronas.
Pantauan Tribun di lapangan mahasiswa sempat mundur satu langkah, lalu maju tiga langkah. Sempat terjadi dorong-dorongan.(*)
"Petronas sebagai lambang neoliberalisme kawan-kawan. Bapak polisi, izinkan kami untuk menyegel satu hari saja sebagai wujud perduli kenaikan BBM," teriak Supriyadi, koordinator lapangan pengunjukrasa yang diikuti memaksa masuk ke SPBU Petronas.
Pantauan Tribun di lapangan mahasiswa sempat mundur satu langkah, lalu maju tiga langkah. Sempat terjadi dorong-dorongan.(*)
Penulis : dic
Editor : dar
Sumber : Tribun Jabar