Peserta Sabung Ayam Kocar-kacir
Penonton dan pejudi sabung ayam lari kocar-kacir ketika polisi datang ke lokasi sabung ayam di Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara.
Penulis: Deddi Rustandi | Editor: nip
Sebelumnya, para pejudi itu sempat bersitegang dan tetap bertahan ketika rombongan Front Pembela Islam (FPI) Sumedang datang dan membubarkan arena judi sabung ayam.
"Saat kami datang mereka mengatakan tak ada hak membubarkan mereka, sempat terjadi keibutan kecil. Bahkan ada oknum aparat yang mengatakan tidak takut dan menantang datangkan saja petugas pasti tidak ada yang berani," kata Mohammad Noer, Ketua FPI di lokasi penggerebekan, Minggu (25/3).
Ia mengaku mendapat laporan dari warga tentang sabung ayam yang meresahkan di Desa Girimukti.
"Kami tindaklanjuti laporannya dan koordinasi dengan Polres Sumedang. Saat penggerebakan sedang ramai-ramainya, bahkan peserta dari luar daerah juga ada," katanya.
Saat bersitegang itu, polisi dari Polres Sumedang datang dan membuat para pejudi serta penonton judi ayam memilih mengambil langkah seribu, akhir pekan lalu.
"Polisi mengamankan beberapa motor yang ditinggal kabur pemilikinya saat penggerebekan dilakukan," kata Kaur Bina Operasi (KBO) Reskrim Iptu Pandu Winata, kemarin.
Selain motor diamankan juga, tujuh ekor ayam adu milik penjudi. Pemilik tanah yang dipakai judi sabung ayam juga dibawa polisi. (*)