Selasa, 28 Juli 2015

Guru Rebutan Jam Mengajar

Kamis, 15 Maret 2012 11:11

Guru Rebutan Jam Mengajar
WAJIB 24 JAM - Endang Siswanti, guru bersertifikasi mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kepada siswa kelas 7A di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20, Jalan Centeh, Kota Bandung, Rabu (14/3). Berdasarkan SK lima menteri yang mengatur bahwa guru-guru yang sudah berserfikat wajib mengajar tatap muka 24 jam per minggu di sekolah negeri, jika tidak dipenuhi maka tunjangan sertifikasinya tidak turun.

Uut Suhendar, guru olahraga di SMK Negeri Situraja, Sumedang, yang sudah lolos sertifikasi, harus bisa mengajar minimal 24 jam per minggu tatap muka. Sebab, jika tidak bisa memenuhinya, tunjangan sertifikat satu kali gaji pokok tidak akan cair pada Maret ini.

"Sampai sekarang kami belum diberi tahu soal aturan itu harus 24 jam mengajar dengan tatap muka dalam seminggu. Belum ada sosialisasi, tapi kalau itu diberlakukan, akan terjadi rebutan mengajar," kata Uut, yang diiyakan guru yang lain, Senin (12/3).

Lebih lanjut Uut mengaku mengajar pelajaran olahraga di SMKN Situraja hanya mencapai 18 jam pelajaran per minggu. Ia mempertanyakan jika tak bisa memenuhi aturan itu bagaimana dengan tunjangan sertifikasi. "Kalau tak mencapai 24 jam, bagaimana dengan tunjangan sertifikasi itu? Kesalahan bukan ada di pihak guru," katanya.

Beberapa waktu lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengungkapkan, ditandatanganinya SKB Lima Menteri dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.

Ia mengatakan, roh yang terdapat dalam SKB Lima Menteri itu adalah untuk menarik semua urusan tata kelola guru yang tahun ini ditangani oleh pemerintah kabupaten/kota kembali menjadi wewenang pemerintah provinsi dan pusat.

"Jika ada guru yang tidak memenuhi waktu mengajar 24 jam, saya rasa distribusi di daerah itu belum optimal. Daripada tidak dapat tunjangan, lebih baik kan pindah," kata dia.

Dampak Negatif

Halaman123
Editor: dar
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas