A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Jabar Provinsi Tertinggi Kematian Ibu dan Bayi - Tribun Jabar
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Jabar

Jabar Provinsi Tertinggi Kematian Ibu dan Bayi

Rabu, 7 Maret 2012 17:38 WIB
BANDUNG, TRIBUN - Sejak 2006 hingga saat ini Jawa Barat menjadi provinsi tertinggi tingkat kematian ibu dan bayi. Bahkan Jawa Barat penyumbang terbesar kematian ibu dan bayi saat lahir lebih dari 50 persen dibanding provinsi lainnya. Selain masalah populasi penduduk, masih ada masyarakat yang mempercayakan persalinan kepada dukun beranak atau paraji.

Djoko Sutikno, Provincial Team Leader Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) mengatakan kasus kematian ibu dan anak masih tinggi di Indonesia. Bahkan dalam setiap jamnya, 1 hingga 2 ibu meninggal dunia. Selain itu 9 bayi meninggal setiap jamnya. Di Jabar sendiri, data terakhir pada 2010 sebanyak 794 angkat kematian. Tahun sebelumnya rata-rata mencapai 800 kenatian/tahunnya.

Jabar sebagai provinsi tertinggi diantara enam provinsi lainnya yakni Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Sedangkan kabupaten Cianjur dan kabupaten Bogor serta Kabupaten Bandung menempati urutan tertinggi tingkat kematian ibu dan bayi di Jabar.

"Kasus kematian ibu ini menjadi perhatian karena salah satu penyebabnya karena kesulitan mengakses layanan kesehatan. Di Cianjur rumah sakit hanya ada di Cianjur kota dan Cipanas, mereka yang tinggal di Cianjur Selatan bila butuh pertolongan medis di rumah sangkit sulit jangkauannya karena jarak," kata Djoko pada diskusi Tingkat Kematian Ibu dan Bayi serta Pencegahannya di Jalan Hasanudin, Rabu (7/3).

Selain itu penyebab masih tingginya angka kematian karena Jabar memiliki populasi penduduk yang besar. Selain itu aspek ekonomi menjadi pemicu seperti kasus kematian di kabupaten Bandung karena ekonomi kurang mereka dengan berbagai alasan memilih tidak melakukan persalinan di layanan kesehatan. Faktor penyebab lainnya adalah aspek psikologi. (*)
Penulis: tif
Editor: dar
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5240 articles 4 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas