A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Perlu Program Kreatif Tangani Anak Jalanan - Tribun Jabar
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Jabar

Perlu Program Kreatif Tangani Anak Jalanan

Selasa, 6 Maret 2012 17:40 WIB
CIMAHI, TRIBUN - Dari tahun ke tahun, jumlah anak jalanan yang berkeliaran di jalanan, semakin bertambah saja jumlahnya. Persoalan ini membuat pengentasan anak jalanan semakin sulit dipecahkan, terlebih belum ada koordinasi yang kuat dalam masalah penanganan anak jalanan di tingkat kabupaten kota di Jawa Barat.

Menurut Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jabar, Netty Heryawan,  hingga saat ini, koordinasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dengan kota dan kabupaten dalam penanganan anak jalanan masih lemah.

Menurut Netty, masih sering terjadi masing-masing kota dan kabupaten bekerja sendiri-sendiri, sehingga penanganan masalah anak jalanan tak pernah bisa selesai.

"Bahkan, banyak anggapan jika persoalan anak jalanan hanya pekerjaan rumah Dinas Sosial (Dinsos) saja. Padahal kan tidak. Untuk menuntaskannya diperlukan kerjasama dari semua pihak," terang Netty usai membuka Rapat Koordinasi Penanganan Anak Jalanan di Kantor Dinsos Provinsi Jabar, Jalan Cibabat, Kota Cimahi, Selasa (6/3).

Adanya kebijakan otonomi daerah, menurut Netty, disinyalir menjadi salah satu faktor yang membuat tingkat koordinasi penanganan anak jalanan menjadi lemah antara provinsi dengan tingkat kota kabupaten di Jabar. Otonomi daerah membuat pihak pemerintah kota kabupaten kerap cuci tangan dalam menangani persoalan anak jalanan.

Oleh karena itu, Netty menekankan dibutuhkanya sebuah program terobosan yang kreatif dan inovatif dengan menyelaraskan program antara pemerintah provinsi serta daerah dengan melibatkan semua pihak. "Tanpa terobosan seperti itu, persoalan anak jalanan akan tetap sulit ditangani sampai kapanpun," ujar Netty yang juga selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jabar. (*)
Penulis: set
Editor: dar
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5150 articles 4 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas